BRONJONG

BRONJONG

Adalah anyaman kawat galvanis tebal berbentuk balok atau kubus dengan ukuran dan diameter kawat tertentu. Digunakan untuk menahan longsor pada tebing tebing dan disusun seperti terasiring.

Bronjong merupakan material fabrikasi dibuat sedemikian rupa agar kuat karena menahan beban yang besar. Pada pelaksanaan dilapangan bronjong diisi batuan dengan diameter ± 15 cm – 25 cm ( toleransi 5% ) atau diameter batu tidak boleh dibawah diameter lubang bronjong.

Perlindungan tebing biasanya terdapat 2 macam, yaitu :

  1. Perlindungan secara langsung (Rivertment)

Yaitu bangunan ditempatkan pada permukaan lereng guna melindungi tebing yang tergerus serangan arus. Jenis perlindungan yang biasa digunakan adalah Pasangan Batu Kali, Bronjong, Beton, Rip-Rap, Dump Stone, Bioteknologi

  1. Perlindungan secara tidak langsung (Krib)

Yaitu bangunan yang dibuat melintang terhadap arus aliran sungai yang berfungsi untuk melindungi tebing yang tererosi dengan cara membelokkan aliran sungai. Agar menjauhi tebing sungai dan mengurangi kecepatan arus sungai.

 

1) Bronjong dengan diameter kawat 2,7 mm

 

2) Bronjong dengan diameter kawat 3,0 mm

STANDART UKURAN BRONJONG